Namun, ada satu hal yang membuat warga desa tidak pernah benar-benar melupakan rumah itu: setiap malam, sekitar pukul dua belas, lampu di lantai dua rumah tersebut menyala sendiri selama lima menit—lalu padam kembali.
Beberapa orang menganggap itu hanya sisa arus listrik, meski rumah itu tidak pernah lagi dialiri listrik sejak tahun hilangnya pemiliknya. Ada pula yang percaya bahwa arwah penghuni lamanya masih menetap dan menjalani rutinitas seperti dulu. Yang lebih mengerikan, seorang pemuda pernah mencoba masuk ke rumah itu untuk membuktikan tidak ada apa-apa. Namun sejak malam itu, ia tidak pernah kembali. Polisi hanya menemukan ponsel miliknya di lantai dua, tepat di bawah lampu yang selalu menyala.
Apa yang sebenarnya terjadi di rumah itu? Mengapa lampu menyala hanya selama lima menit? Dan siapa—atau apa—yang melakukannya?
Tidak ada yang tahu. Dan bagi warga desa, lebih baik tetap tidak tahu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar