Selasa, 13 Mei 2025

Derita di Balik Pintu Gudang Tua

Di ujung Desa Sukamulya, berdiri gudang kayu yang sudah puluhan tahun ditinggalkan. Warga desa menyebutnya "Gudang Pak Toha," meski tak ada yang benar-benar tahu siapa Toha. Konon, setiap malam, suara derit pintu gudang terdengar, meski tak ada angin. Ada pula yang bersumpah melihat bayangan kecil berlari di dekat gudang saat bulan purnama.Rina, seorang mahasiswi yang pulang kampung, penasaran. Malam itu, armed dengan senter dan keberanian, dia mendekati gudang. Pintunya sedikit terbuka, berkarat, dan berderit saat disentuh. Di dalam, udara dingin menyengat, dan bau tanah basah menyapa hidungnya. Senter Rina menyapu sudut-sudut gudang: tumpukan karung tua, rantai berkarat, dan... sebuah kotak kayu kecil di sudut, terkunci rapat.Saat Rina mendekati kotak itu, derit pintu di belakangnya menggema. Dia menoleh, tapi tak ada siapa-siapa. Jantungnya berdegup kencang. Tiba-tiba, senternya berkedip, dan sesosok bayangan kecil melintas di dinding. "Siapa itu?" tanyanya, suaranya gemetar. Hanya keheningan menjawab, tapi Rina yakin dia mendengar bisikan samar, seperti nama yang diucapkan berulang-ulang: Toha... Toha...Rina tak berani membuka kotak itu malam itu. Dia berlari keluar, pintu gudang kembali berderit di belakangnya. Keesokan harinya, dia mencoba mencari tahu tentang Toha di desa, tapi para tetua hanya diam, wajah mereka penuh ketakutan. Apa rahasia gudang itu? Dan mengapa nama Toha begitu ditakuti?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar