Minggu, 11 Mei 2025
Kabut di Bukit Sunyi: Rahasia yang Terkubur di Desa Lupa
Di ujung provinsi, tersembunyi sebuah desa kecil bernama Lupa, dikelilingi bukit-bukit yang selalu diselimuti kabut tebal. Penduduk desa ini dikenal pendiam, jarang berinteraksi dengan dunia luar. Namun, ada satu cerita yang terus bergaung di antara mereka: tentang seorang gadis bernama Sari yang menghilang di Bukit Sunyi tiga dekade lalu. Konon, setiap malam purnama, kabut di bukit itu membentuk siluet seorang wanita yang berjalan tanpa tujuan.Rudi, seorang jurnalis muda, tertarik menyelidiki misteri ini setelah menemukan buku harian tua di pasar loak. Buku itu berisi catatan Sari tentang "sesuatu" yang ia temukan di bukit sebelum lenyap. Dengan kamera dan keberanian, Rudi mendaki bukit itu pada malam purnama. Awalnya, hanya kabut dan suara angin yang menyapanya. Tapi saat tengah malam tiba, ia mendengar bisikan lembut, seperti suara wanita yang memanggil namanya.Rudi mengikuti suara itu hingga tiba di sebuah pohon beringin tua dengan akar-akar yang mencengkeram tanah seperti tangan raksasa. Di bawah pohon, ia menemukan sebuah lubang kecil berisi kotak logam berkarat. Di dalamnya, ada foto pudar Sari dan sebuah catatan: "Mereka tidak ingin aku bicara. Bukit ini hidup." Sebelum Rudi sempat memahami, kabut di sekitarnya bergerak, membentuk sosok yang tampak menatapnya. Langkahnya terhenti. Kamera di tangannya tiba-tiba mati.Keesokan harinya, warga desa menemukan Rudi di tepi bukit, linglung dan tanpa kamera. Ia bersikeras bahwa kabut itu "berbicara" kepadanya, tapi tak ada yang percaya. Buku harian Sari yang ia bawa hilang, dan lubang di bawah pohon beringin kini tertutup tanah, seolah tak pernah ada. Hingga kini, desa Lupa tetap diam, dan Bukit Sunyi masih menyimpan rahasianya. Apakah kabut itu hanya ilusi, atau ada sesuatu yang benar-benar hidup di sana?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar